logo

About Us

Pendidikan Ners Merupakan pendidikan akademik-profesional dengan proses pembelajaran yang menekankan pada tumbuh kembang kemampuan mahasiswa untuk menjadi seorang akademis dan profesional. Program Profesi Ners adalah pendidikan keberlanjutan dari Sarjana Keperawatan (S. Kep) masa studinya satu tahun dua semester dengan jumlah sks 36, lahan praktik yang dipakai untuk pendidikan profesi nesr saat ini adalah Rumah Sakit Umum Aripin Ahmad Pekanbaru, Rumah Sakit Jiwa Pekanbaru, Puskesmas wilayah Kabupatekn Kampar, UPT PSTW Khusnul Khotimah Pekanbaru dan Rumah Sakit Umum Daerah Bangkinang

Area Kompetensi Unit Kompetensi Kelompok Bahan Kajian
(1) (2) (3)
Utama

Mampu menerapkan aspek etik dan legal dalam praktik keperawatan

Mampu melaksanakan asuhan keperawatan profesional

1.     Menerapkan pengetahuan, kerangka etik, dan legal dalam sistem kesehatan yang berhubungan dengan keperawatan

2.     Membuat keputusan etik

1.     Hukumdan Perundang-undangan KesehatanSistem Kesehatan Nasional

2.     Etika dan Hukum Keperawatan

3.     Kode Etik Keperawatan

4.     Profesionalisme keperawatan

5.     Kebijakan Pelayanan Kesehatan

6.     Prinsip-prinsip etika keperawatan

7.     Otonomi, beneficience, non -maleficience, justice, moral right, nilai dan norma masyarakat

8.     Ethical issue dalam praktik keperawatan

9.     Euthanasia, transplantasi organ, supporting devices, aborsi

10.    Prinsip-prinsip legal dalam praktik keperawatan

11.    Malpraktik, neglected, pertanggunggugatan (mandiri &limpahan), pertanggungjawaban, dll

12.    Pelindungan hukum dalam praktik keperawatan

13.    Pengambilan keputusan legal etis

14.     Nursing advocacy

15.    Telaah etis dalam keputusan manajemen

1.      memberikan asuhan peka budaya dengan menghargai sumber-sumber etnik, agama atau faktor lain dari setiap pasien yang unik

2.      menjamin kualitas asuhan holistik secara berkesinambungan dan konsisten

3.      menggunakan teknologi dan informasi kesehatan secara efektif menggunakan proses keperawatan dalam menyelesaikan maslah klien

4.      menggunakan proses keperawatan dalam meyelesaikan masalah klien

5.      menjalankan fungsi advokasi untuk mempertahankan hak klien agar dapat mengambil keputusan untuk dirinya

6.      menggunakan prinsip-prinsip peningkatan kualitas berkesinambungan dalam praktik

7.      mendemonstrasikan keterampilan teknis keperawatan yang sangat sesuai SOP

8.      mengkolaborasikan berbagai aspek dalam pemenuhan kebutuhan kesehatan klien

1.          Konsep Caring, Holisme dan Humanisme

2.          Ilmu Keperawatan Dasar

3.          Spiritualitas/Religiusitas

4.          Ilmu -ilmu Keperawatan Klinik & Komunitas

5.          Teknologi Informasi dalam keperawatan

6.          Anatomi,Biokimia,Biologi,Fisiologi,

7.          Patofisiologi,Fisika,Kimia,Mikrobiologi,

8.          Parasitologi,Patologi,Farmakologi,Gizi

9.          Hak dan Kewajiban Pasien

10.     Prosedur Keperawatan

11.     Komunikasi Terapeutik

12.      Patient Safety

13.      Infection Control

14.     Psikologi Perkembangan

15.     Konsep Perubahan

16.     Konsep Kehilangan

17.     Perspektif Keperawatan Maternitas dalam Konteks Keluarga

18.     Faktor resiko yang Mempengaruhi Kesehatan Maternal

19.     Lingkup Keperawatan Orang Dewasa

20.     Dampak Sistem Pelayanan Kesehatan terhadap Praktek Keperawatan Orang Dewasa

21.     Perspektif Keperawatan Anak dalam Konteks Keluarga

22.     Bermain pada anak

23.     Pencegahan kecelakaan pada Anak

Utama:

Mampu mengaplikasikan  kepemimpinan dan  manajemen keperawatan

Mampu menjalin hubungan interpersonn

24.  Bimbingan dan Penyuluhan pada Orang tua

25.  Konsep Sakit dan Hospitalisasi pada Anak

26.   Identifikasi Multiple Intelegence

27.  Batasan dan Teori Penuaan

28.   Issue dan kecenderungan Masalah Kesehatan kelompok Lansia

29.  Beberapa Faktor yang Mempengaruhi Kesehatan Lansia

30.  Upaya Preventif dan Promotif untuk Pemenuhan Kebutuhan dasar Fisik dan Psikososial Lansia

31.  Sumber dan Pendekatan Pendidikan Kesehatan pada Lansia

32.  Pengelolaan Kesejahteraan Lansia di Institusi dan Masyarakat

33.  Perspektif Keperawatan Kritis dan Gawat Darurat

34.  Askep klien dengan Gawat Darurat pada Sistem Kardiovaskuler

35.  Askep klien dengan Gawat Darurat pada Shock dan Trauma Multisistem

36.  Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu dan Bencana

37.  Konsep Dasar Kesehatan dan keperawatan Jiwa

1.      mempertahankan lingkungan yang aman secara konsisten melalui penggunaan strategi menjamin kualitas dan manajemen risiko

2.      melaksanakan pelayanan kesehatan sesuai dengan kebijakan yang berlaku dalam bidang kesehatan

3.      mengkolaborasikan pelayanan keperawatan

4.      memberikan dukungan kepada tim asuhan dengan mempertahankan akuntabilitas asuhan keperawatan yang diberikan

5.      menggunakan prinsip-prinsip peningkatan kualitas berkesinambungan dalam praktik

6.      mewujudkan lingkungan kerja yang aman

1.         Self management of learning

2.         Proud to be nurse: confident, committed to, doing the best to Domain profession

3.         Kompetensi

4.         Otonomi dan kontrol profesi

5.         Etika profesi

6.         Standar profesi

7.         Kesiapan perawat dan tatanan pelayanan

8.         Metoda pembelajaran

9.         Teori berubah

10.      Team  Building

11.     Supervisi

12.     Metoda Evaluasi

13.     Kajian situasi pelayanan keperawatan : manajemen asuhan

14.     Alur penanganan pasien

15.     Pengorganisasian pelayanan

16.     Mengelola pelayanan untuk pemenuhan kebutuhan dasar

17.     Manajemen kasus ( termasuk coordinating and colaborating care)

18.     Kontrol kualitas asuhan keperawatan

19.     Dinamika kelompok dan team building

2. 1.     Self management of learning

2.     Proud to be nurse: confident, committed to, doing the best to Domain profession

3.     Kompetensi

4.     Otonomi dan kontrol profesi

5.     Etika profesi

6.     Standar profesi

7.     Kesiapan perawat dan tatanan pelayanan

8.     Metoda pembelajaran

9.     Teori berubah

10.      Team  Building

11.     Supervisi

12.     Metoda Evaluasi

13.     Kajian situasi pelayanan keperawatan : manajemen asuhan

14.     Alur penanganan pasien

15.     Pengorganisasian pelayanan

16.     Mengelola pelayanan untuk pemenuhan kebutuhan dasar

17.     Manajemen kasus ( termasuk coordinating and colaborating care)

18.     Kontrol kualitas asuhan keperawatan

19.     Dinamika kelompok dan team building

1.      menggunakan komunikasi yang efektif dalam memberi asuhan

2.      menggunakan keterampilan interpersonal yang efektif dalam kerja tim dan pemberian asuhan keperawatan dengan mempertahankan hubungan kolaboratif

3.      Mengembangkan poetensi diri untuk mempertahankan kompetensi

1.      komunikasi dalam keperawatan
1.      Mampu menerapkan asuhan keperawatan dewasa lanjutan 1.       Lingkup Keperawatan Orang Dewasa

2.     Dampak Sistem Pelayanan Kesehatan terhadap Praktek Keperawatan Orang Dewasa

3.     Issue dan kecenderungan Masalah Kesehatan kelompok Lansia

4.     Beberapa Faktor yang Mempengaruhi Kesehatan Lansia

5.     Upaya Preventif dan Promotif untuk Pemenuhan Kebutuhan dasar Fisik dan Psikososial Lansia

6.     Sumber dan Pendekatan Pendidikan Kesehatan pada Lansia

7.     Pengelolaan Kesejahteraan Lansia di Institusi dan Masyarakat

8.     Aplikasi Teori Model dalam Berbagai Situasi Pelayanan

9.     Manajemen asuhan: Pendekatan holistik, preventif, promotif, karatif, restoratif, rehabilitatif,  consolation of the dying

2.      Mampu menerapkan asuhan keperawatanMedikal Bedah 1.          Anatomi, fisiologi sistem endokrin

2.          Anatomi fisiologi sistim imunologi

3.          Anatomi fisiologi  sistem pencernaan

4.          Anatomi fisiologi sistem perkemihan

5.          Patofisiologi gangguan sisitem endokrin

6.          Patofisiologi gangguan sisitem imunologi

7.          Patofisiologi gangguan sisitem pencernaan

8.          Patofisiologi gangguan sisitem perkemihan

9.          Askep  sistem endokrin, imunologi,penecernaan dan perkemihan

10.     Pendidikan kesehatan pada masalah  sistem endokrin, imunologi, pencernaan dan perkemihan

11.     Upaya – upaya pencegahan primer, sekunder dan tersier pada masalah gangguan sistem endokrin, imunologi, pencernaan dan perkemihan

12.     Hasil – hasil penelitian tentang penetalaksanaan  gangguan sistem endokrin, imunologi,pencernaan dan perkemihan

13.     Manajemen kasus pada gangguan sistem endokrin,imunologi,pencernaan dan perkemihan

14.     Peran dan fungsi perawat  sebagai advokasi pada kasus sistem endokrin, imunologi,pencernaan dan perkemihan

15.     Intervensi keperawatan  kaus  gangguan sistem endokrin, imunologi,pencernaan dan perkemihan

16.     Anatomi fisiologi sistem muskuloskeletal

17.     Anatomi fisiologi sistem persepsi sensori dan pernafasan

18.     Patofiologi sistem muskuloskeletal

19.     Patofisiologi  sistem persepsi sensori dan pernafasan

20.     Pendidikan kesehatan pada kasus  sistem muskuloskeletal, sistem persepsi sensori dan pernafasan

21.     21. Upaya  upaya pencegahan primer sekunder dan tersier pada masalah gangguan sistem muskuloskeletal, sistem persepsi sensori dan pernafasan

22.  Hasil –hasil penelitian tentang penatalaksanaan gangguan sistem muskuloskeletal, sistem persepsi sensori dan pernafasan

23. Tren dan isue terkait sistem persepsi sensori dan pernafasan

3.      Mampu menerapkan Nursing surgery Management 1.      Konsep Collaborative

2.      Team work building

3.      Kajian situasi pelayanan keperawatan: manajemen asuhan

4.      Alur penanganan pasien

5.      Pengorganisasian pelayanan

6.      Manajemen kasus ( termasuk coordinating and colaborating care)

7.      Kontrol kualitas asuhan keperawatan

8.      Perspektif Keperawatan medikal bedah

9.      Askep klien dg dengan kasus medikal bedah

Pendukung
Mampu melaksanakan asuhan keperawatan pada penyakit infeksi baik global atau lokal trend disease pada semua tingkat pencegahan Menggunakan dasar-dasar pembelajaran ilmu hayati yang terdiri dari pengantar ilmu anatomi,  mikrobiologi, parasitologi, farmakologi, radiologi, dan patologi IDK 2
Mampu melakukan penanganan emergensi dan disaster Menggunakan konsep keperawatan gawat darurat serta mampu melaksanakan asuhan keperawatan darurat secara profesional berdasarkan konsep dan teroi serta standar etik dan moral yang berlaku Keperawatan Gawat darurat
Mampu menguasai dan melakukan penanganan kesehatan / keperawatan melalui terapi komplementer Menyelesaikan permasalahan keperawatan melalui terapi komplementer Terapi Komplementer

VIDEO NERS