Kembangkan Kewirausahaan Bidang Peternakan, Rektor UP Datangkan PT Indojaya Agrinusa

Bangkinang (11/02/2021). Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai terus bergerak mengembangkan sayapnya, melesat maju untuk meraih mimpi mewujudkan kampusnya dengan equality dan entrepreneurship. Untuk mewujudkan ini, Rektor UP Prof Dr Amir Luthfi mengundang PT Indojaya Agrinusa grup Japfa Comfeed Indonesia ke kampus yang dinakhodainya. Prof Amir ingin mendapatkan informasi terkait dengan pola kemitraan dalam usaha peternakan ayam ras pedaging. “Kita perlu terus bergerak untuk mendapatkan informasi dan masukan terkait pengembangan usaha peternakan sebagai bagian dari upaya mewujudkan kampus menjadi lumbung kewirausahaan,” kata Prof Amir.

Dalam sambutannya, Prof Amir menyebut bahwa Program Studi Peternakan merupakan prodi baru, masih belum dikenal oleh masyarakat, seiring dengan keinginan untuk menjadikan prodi yang akan mencetak generasi muda yang memiliki jiwa entrepreneurship, maka perlu disiapkan berbagai tools, salah satunya adalah mendatang berbagai pihak yang memang intens dan piawai dengan bidangnya. Melalui Pusat Studi dan Pengembangan Peternakan, Prof Amir meminta agar mendatangkan expert untuk berbicara langsung terkait dengan pola kemitraan di kampusnya.

Pihak PT Indojaya Agrinusa yang diwakili Rikky Handoko SPt memaparkan dengan lugas dan tuntas terkait dengan pola kemitraan. Menurutnya, pola kemitraan merupakan pola kerjasama yang mendatangkan keuntungan bagi kedua belah pihak. “Pola kemitraan pada dasarnya ada 2 istilah di dalamnya, perusahaan kemitraan sebagai inti yang akan menyediakan bibit, pakan dan obat-obatan, serta plasma atau mitra yang harus menyediakan kandang beserta peralatannya, dan yang lainnya yang dianggap perlu,” papar Rikky di depan Prof Amir dan jajarannya. Rikky menambahkan bahwa untuk menjadi plasma di perusahaannya, para plasma harus memiliki komitmen kerjasama yang saling menguntungkan dan siap bergerak maju untuk kemajuan kedua belah pihak.

Dr Ir Sadarman SPt MSc IPM (Dosen Pembina dari UIN Suska Riau) yang mendapat amanah dari Prof Amir sebagai Ketua Pusat Studi dan Pengembangan Peternakan menyebut bahwa upaya pengembangan kampus salah satunya dapat dicapai melalui kerjasama dengan berbagai pihak. “Kampus harus mempunyai beragam unit usaha, misalnya usaha penggemukan sapi, pembibitan kambing dan pemeliharaan ayam, ini dapat dilakukan, dengan harapan untuk memberikan keuntungan, praktikum dan penelitian, tourism dan sosialisasi program studi itu sendiri,” kata Dr Ir Sadarman. Dia pun berharap, kunjungan dari berbagai pihak dapat menambah dan meningkatkan keinginan Rektor UP untuk mewujudkan kampusnya sebagai kampus yang menghasilkan lulusan melek dengan kewirausahaan.

Diakhir pertemuan, Prof Amir menegaskan bahwa pola kemitraan ini tidak hanya untuk menghasilkan uang, namun lebih dari itu, kerjasama ini dapat hendaknya menjadi lahan praktikum bagi mahasiswanya, mendidik mahasiswanya untuk dapat berwirausaha, serta memberikan dampak positif bagi Prodi Peternakan ke depannya. (Dr Ir Sadarman SPt MSc IPM, Dosen Pembina Prodi Peternakan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai).