Rektor UP Jajaki Kerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Malang untuk Pengembangan Program Studi Peternakan

[21:33, 13/06/2021] Sadarman: Universitas Pahlawan yang baru merayakan hari lahirnya yang ke-4, terus berbenah diri menghadapi persaingan yang ketat di bidang pendidikan. Pandemi Covid19 yang telah memporak-porandakan ekonomi dunia termasuk Indonesia, juga dirasakan dampaknya oleh dunia pendidikan, mulai dari tingkat pra sekolah dasar hingga perguruan tinggi menyelenggarakan pendidikan dalam jaringan (daring). Menyikapi kondisi ini, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai tidak berdiam diri, bergerak untuk maju tetap dilakukan, misalnya menjajaki kerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Bicara di depan para wakil rektor dan kepala pusat yang ada, Prof Amir Luthfi menyampaikan program kerjasama dengan beragam institusi pendidikan dan bidang lainnya sangat diperlukan. “Kita harus memperbanyak kerjasama, baik dengan universitas dalam negeri maupun luar negeri, tujuannya agar kita bisa mendapatkan pembinaan dan apa yang harus kita lakukan ke depannya untuk memajukan program studi yang ada,” kata Prof Amir Luthfi. Mantan Rektor Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau ini menyebutkan alasannya melakukan kerjasama dengan UMM. “Universitas Muhammadiyah Malang itu adalah universitas besar, besarnya karena didukung oleh banyak hal, salah satunya adalah pengembangan kewirausahaan dari berbagai bidang usaha, seperti perhotelan, supermarket, usaha peternakan, dan lainnya. Dengan beragam bidang usaha tersebut, UMM bisa kokoh berdiri sejak awal hingga saat ini,” kata Prof Amir dengan gaya khas yang dimilikinya. Dia pun menyebut bahwa ke depan UP akan mengadopsi cara mereka untuk maju, sehingga goal dari kerjasama ini adalah munculnya unit-unit usaha, terutama di bidang peternakan yang memang sangat potensial untuk dikerjakan. “Kita akan mulai dari Program Studi Peternakan, kita sudah punya dosen pembina, yang kita datangkan dari UIN Suska Riau, kita minta siapkan proposal usaha pembibitan dan penggemukan sapi, berikutnya ternak kambing dan ke depannya juga akan kita kembangkan usaha peternakan ayam ras komersial dan ayam kampung, baik pedaging maupun petelur,” kata Prof Amir.

Menindaklanjuti pembicaraan tersebut, UP melalui Internasional Relationship Office (IRO) Nila Kusumawati akan menyiapkan zoom meeting dengan UMM diminggu kedua Februari 2021. “Kita berharap ada sesuatu yang dapat diambil dari kegiatan zoom meeting tersebut, terutama yang berhubungan dengan bagaimana memulai segala unit usaha yang dipunyainya, terutama di bidang peternakan,” kata Nila. (Dr Ir Sadarman SPt MSc IPM, Dosen Pembina Prodi Peternakan UP).