Dinas Perkebunan, Peternakan, dan Kesehatan Hewan Kabupaten Kampar Ajak UP Menyosialisasikan Prodi Peternakan pada Petugas Peternakan Lapangan

UP Animal Science Talk_Dinas Perkebunan, Peternakan, dan Kesehatan Hewan (PPKH) Kabupaten Kampar mengajak UP menyosialisasikan Program Studi Peternakan di depan Petugas Peternakan Lapangan. Kegiatan ini digelar pada Kamis (15/07/2021) di Aula Kantor Dinas PPKH. Kegiatan yang bertajuk Pertemuan Teknis Petugas Peternakan Lapangan Dinas PPKH Kabupaten Kampar dibuka langsung oleh Kepala Dinas PPKH Ir Syahrizal MM.

Dalam sambutannya, Ir Syahrizal menyebut bahwa Petugas Peternakan Lapangan merupakan ujung tombak yang mengedukasi peternak untuk mencapai goal dari Dinas PPKH. “Tugas berat anda sebagai petugas di lapangan, memberikan informasi peternakan, melayani peternak, dan mengajak peternak untuk dapat mengubah pola pikirnya hingga mereka berilmu, mau, dan mampu melakukan budidaya ternak sesuai dengan yang kita inginkan,” kata Syahrizal.

Perbaikan dalam kegiatan budidaya ternak sangat diperlukan, terutama dalam mendapatkan bibit unggul, pakan, dan manajemen pemeliharaan. Untuk menjawab hal ini maka diperlukan petugas yang melek dengan teknologi di bidang peternakan, misalnya yang berhubungan dengan bagaimana meningkatkan populasi ternak dengan memanfaatkan sumberdaya alam yang ada. “Pekerjaan yang kita emban itu masih banyak, namun inti dari semuanya adalah bagaimana cara kita meningkatkan populasi ternak di Kabupaten Kampar, tentu dengan melibatkan banyak pihak, terutama pihak-pihak terkait dengan ilmu peternakan itu sendiri,” papar Ir Syahrizal.

Menyikapi apa yang disampaikan Kepala Dinas PPKH tersebut, Muhammad Ali SPt meminta expert dari Prodi Peternakan UP. “Kami butuh dosen dari Prodi Peternakan UP untuk me-renew atau meng-upgrade ilmu petugas yang kami miliki untuk bekal mereka di lapangan,” kata Ali.

Pada kegiatan tersebut, Harfina Rais SPt MSi menyampaikan hal terkait tentang Prodi Peternakan UP. Dalam pemaparannya, alumni Pascasarjana IPB University ini menyebut bahwa UP menyelenggarakan program perkuliahan reguler dan non reguler. “Kelebihan Prodi Peternakan UP dibandingkan dengan yang lainnya, ada perkuliahan non reguler, ini sangat membantu petugas lapangan yang masih berstatus lulus SMA sederajat,” kata Harfina.

Terkait dengan persyaratan, Ketua Prodi Peternakan UP ini menyebutkan tidak terlalu rumit, dan sistem perkuliahan pun didesain sedemikian rupa agar mahaiswa tidak bosan dan dapat berinteraksi dengan dosennya.

Pada kesempatan ini, UP meminta Dr Ir Sadarman SPt MSc IPM menyampaikan materi tentang pengawetan pakan dengan teknologi silase. Menurutnya, prinsif dasar dalam mengawetkan bahan pakan adalah kelimpahan, sehingga dengan pengawetan tersebut bahan pakan tetap dapat dimanfaatkan pada saat-saat tertentu, dengan mutu bahan pakan tetap baik.

Diakhir pertemuan ini, Dosen Pembina Prodi Peternakan UP dari UIN Suska Riau ini meminta para Petugas Peternakan Lapangan untuk terus mengasah keilmuannya. “Petugas lapangan adalah ujung tombak Dinas PPKH, agar ujung tombaknya tetap runcing, petugas harus terus menambah ilmunya, yang bisa didapat dari berbagai sumber, mulai dari media sosial, YouTube ataupun media lainnya,” pungkas Sadarman. (Tim Peternakan UP).