Webinar Prodi Peternakan UP, Draw Your Dream and Reach Your Future

Bangkinang, UP Animal Science Talk_Program Studi Peternakan Universitas Pahlawan kembali menggelar webinar pada Sabtu (17/07/2021). Webinar dengan tajuk Jalan Juang Peternakan Indonesia dalam Draw Your Dream and Reach Your Future disuguhkan khusus buat anak-anak muda yang masih bingung dan belum memahami dunia peternakan.

Webinar yang diselenggarakan daring dan luring ini mendapat perhatian cukup besar dari kalangan anak muda, yang saat ini tercatat sebagai siswa Sekolah Menengah Kejuruan Bidang Peternakan. Acara ini dihadiri oleh Wakil Rektor II, Dekan Teknik, Siswa SMKN I Kuok Bidang Agribisnis Ternak Unggas, dan tamu lainnya.

Dekan Teknik Emon Azriadi ST MScT mengapresiasi atas terlaksananya webinar Prodi Peternakan. Menurutnya, kegiatan webinar ini secara tidak langsung dapat disebut bagian dari promosi yang dilakukan Prodi Peternakan, sehingga dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Wakil Rektor II Universitas Pahlawan Muhammad Nizar Syarif Hamidi SKep MKes menyambut baik atas terlaksananya webinar ini. Dalam sambutannya, Nizar menyebut bahwa upaya Prodi Peternakan dalam mengenalkan hal terkait dengan peternakan itu sendiri patut diapresiasi dengan baik. “Ini meruapakan trik baru, yaitu mengundang siswa untuk datang ke kampus, mau dikatakan kuliah seharikah atau tour the campus, namun ini merupakan salah satu cara untuk menggaet mereka kelak saat mereka sudah menamatkan pendidikannya,” kata Nizar. Dia pun menghimbau agar pelaksanaan ini tidak terhenti begitu saja, namun dapat dijadwalkan lagi, hingga mereka bisa mengenal UP lebih dekat. “Dikenalkan dulu intimya, baru mereka menyukai UP,” kata Nizar.

Dr Rakhmad Perkasa Harahap SPt MSi dan Norma Nuraina SPt MSi tampil memukau dalam kegiatan tersebut, yang dipandu langsung oleh Dr Ir Sadarman SPt MSc IPM, Dosen Pembina Prodi Peternakan dari UIN Suska Riau. Doktor muda lulusan IPB University ini mengantarkan materi dengan topik Potensi Peternakan Indonesi. Dalam penyampaiannya, Dr Rakhmad menyebutkan bahwa untuk mengetahui dunia peternakan itu sendiri, maka perlu menyelaminya dulu. Hal ini berarti bahwa ketidaksukaan kita pada dunia peternakan didasarkan atas ketidaktahuan kita pada dunia peternakan itu sendiri. “Saya sendiri pada mulanya juga tidak memahami dengan baik tentang peternakan, bahkan untuk terjun menekuni dunia peternakan inipun sama sekali tidak ada dalam pikiran saya. Namun pada saat saya dihadapkan ke dunia peternakan ini, pada saat itu saya mulai belajar banyak tentang dunia ternak, mulai dari bagaimana cara mereka berproduksi, bereproduksi, dan bagaimana kita menyediakan pakan yang cukup dan berkualitas, saya dalami dengan mencoba riset kecil-kecilan, akhirnya saya menyukainya,” kata Dr Rakhmad.

Perjalanan Dr Rakhmad dalam mencapai cita-cita bisa dikatakan tidak mudah, tergambar dari ceritanya, yang harus terpisah dari kedua orangtuanya, adaptasi di daerah baru, hingga hal krusial lainnya yang juga dapat disebut sebagai penghambat, perihal keuangan yang sulit untuk dinafikan. “Perjuangan memang sangat melelahkan, namun buah dari perjuangan tersebut sangat manis, dan saya menyukai itu, lalu bagaimana dengan anda,” tutur Rakhmad untuk para peserta webinar ini.

Lain halnya dengan Norma, lulusan Pascasarjana IPB University ini menyebut bahwa dunia peternakan itu menarik, hingga pantas untuk diselami agar kita dapat memahaminya. Norma yang tampil elegan dengan memaparkan materi tentang Dunia Peternakan dalam Tanda Tanya Calon Mahasiswa dari Sudut Pandang Akademisi, disambut baik oleh para peserta. Menurut Norma, dunia peternakan itu tidak melulu dengan satu kegiatan saja, misalnya tidak hanya memelihara ternak saja, namun lebih dari itu, peternak juga harus paham dengan perkandangan, bibit unggul, pakan yang berkualitas, pencegahan penyakit, hingga bagaimana melakukan kegiatan pascapanen dan pengolahan hasil ternak, serta memasarkannya.

Menjadi insan muda peternakan Indonesia tidak dapat diwujudkan dengan belajar atau kuliah malas-malasan, peserta didik dituntut untuk belajar, lalu memahami apa yang harus dipahami dari dunia peternakan tersebut. “Simpel sih sebenarnya, jika sudah memilih untuk berkecimpung di dunia peternakan, maka harus ditekuni, sehingga tanda tanya mengapa saya bisa memilih peternakan, dapat dijawab dari upaya mendalami dunia peternakan tersebut,” kata Norma.

Norma bisa dikatakan sebagai insan muda peternakan yang sukses dalam pendidikan. Hal ini karena dia pernah mendapatkan kesempatan dua kali belajar di Jepang. Kesuksesan Norma dalam pendidikan tidak diraih begitu saja. “Kata kunci sukses bagi saya adalah bagaimana saya bisa memanajemen waktu saya, hingga tidak ada benturan dalam menjalankan semua aktivitas harian saya,” kata Norma.

Di akhir acara, perwakilan Prodi Peternakan menyerahkan sertifikat secara simbolis kepada kedua narasumber. Acara ini ditutup dengan tour the caampus dengan mengajak para siswa SMKN I Kuok Prodi Agribisnis Ternak Unggas mengunjungi Mini Ranch UP, kandang fattening, laboratorium teknik terpadu, dan lingkungan kampus UP. (Tim Prodi Peternakan).

DOKUMENTASI KEGIATAN

(Editor: Tim Humas UP)