Dosen Universitas Pahlawan Raih Pendanaan Riset dan Pengabdian 2026 dari Kemdiktisaintek, Total Capai Rp1 Miliar
universitaspahlawan.ac.id — Universitas Pahlawan (UP) kembali menorehkan prestasi membanggakan. Sejumlah dosen berhasil meraih pendanaan program penelitian dan pengabdian kepada masyarakat tahun pelaksanaan 2026 dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) dengan total nilai mencapai Rp1 miliar.
Pendanaan tersebut mencakup berbagai skema strategis, di antaranya Program Penelitian, Program Pengabdian kepada Masyarakat, Program Riset Konsorsium Unggulan Berdampak, serta Program Inovasi Seni Nusantara.
Adapun rincian dosen penerima pendanaan berdasarkan skema adalah sebagai berikut:
Skema Penelitian Terapan Luaran Prototipe
Ketua: Dr. Masrul, S.S., M.Pd
Anggota: Safni Marwa, M.T
Skema Penelitian Dosen Pemula
- Ketua: Wanda Lasepa, M.Gz
Anggota: Erlinawati, S.ST., M.Keb; Eka Roshifita Rizki, M.Si - Ketua: Yesi Yusmita, M.T
Anggota: Nurhaswinda, M.Pd; Dwi Viora, M.Pd
Skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat
- Ketua: Dr. Putri Asilestari, M.Pd
Anggota: Dr. Citra Ayu, M.Pd; Putri Hana Pebriana, M.Pd - Ketua: Dr. Besti Verawati, M.Si
Anggota: Nur Affinis, M.Si; Rizqon Jamil Farhas, M.Si
Skema Pemberdayaan Mitra Usaha Produk Unggulan Daerah
Ketua: Rizqon Jamil Farhas, M.Si beserta tim
Capaian ini menjadi bukti komitmen Universitas Pahlawan dalam mendorong peningkatan kualitas riset, inovasi, serta pengabdian kepada masyarakat yang berdampak langsung bagi pembangunan nasional.
Rektor Universitas Pahlawan mengapresiasi keberhasilan tersebut. Menurutnya, capaian ini tidak terlepas dari dedikasi, kompetensi, serta semangat kolaborasi para dosen dalam menghasilkan riset yang berkualitas dan aplikatif.
“Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh civitas akademika untuk terus menghasilkan karya inovatif yang tidak hanya berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga memberikan solusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Peneliti Skema Penelitian Terapan Luaran Prototipe, Dr. Masrul, menjelaskan bahwa program tersebut berfokus pada pengembangan hasil riset dasar menjadi produk nyata yang siap diuji.
“Skema ini dikelola melalui sistem BIMA (Basis Informasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) dan menargetkan luaran berupa prototipe yang telah diuji oleh lembaga resmi, seperti laboratorium terakreditasi,” jelasnya.
Selain menghasilkan prototipe sebagai luaran utama, program ini juga mendorong luaran tambahan seperti dokumen studi kelayakan, paten sederhana terdaftar, hingga publikasi pada jurnal ilmiah bereputasi.
Program pendanaan dari Kemdiktisaintek merupakan langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ekosistem riset dan inovasi di perguruan tinggi. Melalui program ini, diharapkan lahir berbagai inovasi unggulan yang mampu menjawab tantangan global serta mendukung pembangunan berkelanjutan.
Universitas Pahlawan menegaskan komitmennya untuk terus mendukung dosen dan peneliti dalam menghasilkan riset berkualitas sekaligus memperluas dampak pengabdian kepada masyarakat di berbagai sektor.